Kami tawarkan fakta, bukan mitos. Karena
Anda akan belajar langsung dari ahlinya, maka bersiaplah jadi pakar seks.
- Ternyata, seks membuat orang
lebih berbahagia ketimbang uang. Demikian penelitian ekonom dari Dartmouth
College,David Blachflower, dan ekonom dari University of
Warwick, Andrew Oswald. Hey, bukan berarti pria miskin dengan
nafsu seks kuat akan hidup bahagia, melainkan banyak uang belum tentu
membuat kehidupan seks Anda lebih baik.
- Satu penelitian terhadap 220
pria menemukan bahwa pria yang memiliki tekanan darah normal melakukan hubungan
seks 25% lebih sering daripada pria yang mengidap tekanan darah tinggi.
Mengapa? Pria dengan tekanan darah normal memiliki lebih banyak
testosteron, kata dokter. Artinya, ketika terangsang, aliran darah akan
mengalir lebih lancar ke penis dan menghasilkan ereksi yang lebih
keras.
- Lima menit waktu yang Anda
gunakan untuk membuang sampah dan memasukkan baju kotor ke mesin cuci
–ternyata bisa memperbaiki kehidupan perkawinan sekaligus menggairahkan
kehidupan seks Anda. Penelitian para ahli di University of California,
Riverside, pada 3.500 orang, menemukan bahwa pria yang banyak melakukan
tugas rumah tangga ternyata memiliki daya tarik seksual yang sangat tinggi
bagi pasangannya, dan sangat akrab pada anak-anaknya. “Sifat gemar
membantu memberi teladan pada anak-anak dan membuat istri Anda merasa
dicintai dan merasa lebih dihargai,” kata John Gottman, Ph.D.
- Satu studi di Italia
menyebutkan, jumlah pria pengidap hepatitis C yang mengalami disfungsi
ereksi tiga kali lebih banyak dibandingkan pria yang tidak terinfeksi
virus hepatitis C. Pemberian interferon pada penderita hepatitis memang
telah dicurigai sebagai penyebab disfungsi ereksi. Namun, para peneliti
Italia berspekulasi bahwa virus hepatitis juga memberikan kontribusi pada
kasus ini.
- Anak yang 'dibuat' pada musim
hujan dapat hidup lebih lama ketimbang anak yang 'dibuat' pada musim lain.
Hal ini menurut studi internasional yang melibatkan satu juta responden.
Mereka juga lebih tahan terhadap beberapa penyakit kronis.
- Penelitian baru dalam Journal
of the American College of Cardiology menyebutkan, disfungsi ereksi (DE)
boleh jadi merupakan gejala awal dari masalah–masalah lain yang terjadi
pada pembuluh darah dalam tubuh. Para peneliti telah mengamati pembuluh
darah cabang di lengan 57 orang pria, dan menemukan bahwa pria yang
mengalami DE memiliki aliran darah yang lebih buruk ketimbang mereka yang
tidak mengalami DE. Karena itu, kurangi risikonya dengan berhenti merokok,
menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol, dan berolahraga secara
teratur.
- Disfungsi ereksi terjadi pada
50% pria yang merokok, 64% pria pengidap kencing manis, dan 40% pria yang
memiliki kolesterol tinggi. Tiga fakta ini diambil dari makalah Dr.
H. Djoko Maryono., DSPD., DSJP.,FIHA.,FASE.Disampaikan pada peresmian
Diabetic Center di Jakarta Eye Center.
- Terdapat 60% pria yang
mengalami disfungsi ereksi berhasil sembuh setelah mengonsumsi 900 mg
ginseng merah Korea, sebanyak 3 kali sehari. Demikian ulas ahli dari Mount
Sinai Hospital, Dr. Natan Bar-Chama.
- Setiap ejakulasi, Anda
mengeluarkan sekitar 20 juta sperma per 1 cc air mani. Tapi jika Anda
merokok, tiap ejakulasi hanya mengeluarkan kurang dari 10 juta sperma per
1 cc air mani. Demikian ulas Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Prof.
Dr. Farid Anfasa Moeloek., SpOG.
- Pil biru ternyata bisa mencegah
komplikasi bedah gawat. Demikian hasil studi American Journal of
Hypertension. Para peneliti menemukan bahwa minum viagra setelah
transplantasi jantung dapat menurunkan tekanan darah yang meningkat
drastis –yang menjadi efek samping obat antipenolakan.
- “Dengan mengobati penyakit
gusi, Anda dapat meningkatkan kesuburan,” kata seorang dokter gigi di Los
Angeles,Robert Gregg, D.D.S. Dia mengatakan, bakteri penyebab
penyakit gusi dapat juga menyebabkan infeksi pada sperma. “Setiap bakteri
yang dapat mengalir melalui darah, kemungkinan besar dapat memasuki jalur
reproduksi dan memberi efek buruk bagi kesuburan,” kata profesor urology
di Cornell Institute for Reproductive Medicine, Prof. Dr. Marc
Goldstein, F.A.C.S. Periksakan diri Anda untuk mengetahui apakah Anda
menderita penyakit gusi dan buang jaringan-jaringan yang terinfeksi.
- Pilih anak atau pilih nikmat?
Kalau Anda sayang anak, maka berhentilah melakukan oral seks dengan istri
yang sedang hamil. Bakteri streptococcus (bakteri yang dapat menghancurkan
sel-sel darah merah) menyebar dengan mudah selama aktivitas seks, terutama
saat Anda melakukan seks oral. Sebenarnya bakteri tersebut tidak berbahaya
bagi kebanyakan orang dewasa. Tapi pada bayi, bakteri itu sanggup mengundang
maut, menyebabkan radang paru-paru, sepsis, dan meningitis (radang selaput
otak).
